https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhT8w6pbyyIbJV53gdE5FNJzRs4eyT8Fn02pg3PU1vbisVGSDAm4fklDN7MQ1VIeDHy0upsk1SUIEdqgAOZGEmoBxEMBLC15O3xM-4IdedlK2gkwSVyyGSVyR8B2kNXVTM4HIHWLDrvsug/s1600/2010823Akuntan.jpg



PERIODE PERTUMBUHAN (1930-1946)
Periode ini adalah periode paling berpengaruh dalam praktik akuntansi di AS

NYSE/AICPA AGREEMENT










1930              AICPA memulai kerja sama dengan NYSE untuk mempersiapkan penyusunan dokumen dalam pengembangan aturan akuntansi, khususnya pengembangan prinsip akuntansi bagi perusahaan yang terdaftar di NYSE, karena banyak perusahaan tidak mengungkapkan praktik akuntansi.
                     Awalnya AICPA mengusulkan 2 pendekatan
a.     pendidikan bagi pemakai yang dihubungkan dengan keterbatasan laporan keuangan
b.     perbaikan laporan agar lebih informatif
akhirnya AICPA mengusulkan
praktek akan lebih banyak diserahkan pada perusahaan untuk memilih metode akuntansi, dengan batas yang luas, tetapi harus mengungkapkan metode yang digunakan dan djalankan secara konsisten dari tahun ke tahun. Dengan batasan yang cukup luas, relatif tidak penting bagi investor yang konvensi/aturan prakteknya diadopsi oleh perusahaan dalam pelaporan earningnya,jika mengetahui metode akan dipakai setiap tahun

22 Sept 1932    NYSE menyetujui draft ‘Five Broad Accounting Principles’ yang disusun AICPA. Draft ini merupakan usaha formal pertama untuk mengembangkan ‘General Accepted Accounting Principles’. Lima prinsip pertama Accepted Principles of Accounting dimuat dalam Chapter 1 Accounting Research Bullettn (ARB) 43

PEMBENTUKAN THE SECURITIES AND EXCHANGE COMMISSION (SEC)
Tahun 1934     SEC dibentuk oleh Kongres dengan tujuan;
                     Mengeksekusi the Securities Act of 1933 (mengatur masalah sekuritas antar negara bagian) dan The Securities and Exchange Act 1934 (berhubungan dengan perdagangan sekuritas)
                     Keduanya memberi otoritas pada SEC untuk menentukan bentuk dan isi Laporan Keuangan

Pada awalnya SEC diizinkan oleh profesi akuntansi untuk menyusun prinsip akuntansi, tanpa intervensi.
Statemen yang dibuat SEC tahun 1937 dan 1938 diindikasikan telah menumbuhkan ketidaksabaran terhadap profesi. Komisioner SEC menegur the American Accounting Association dan menyatakan SEC sebagai badan yang mempunyai otoritas memperbaiki dan menjaga standar

25 April 1938     SEC menerbitkan Accounting Series Release (ASR) No.4
dalam beberapa kasus dimana LK disiapkan sesuai dengan prinsip akuntansi selama tidak ada dukungan otoritas yang penting seperti LK diduga akan misleading atau tidak akurat, meskipun pengungkapan isi dalam surat keterangan akuntan atau footnote menyatakan hal yang material.  Dalam hal dimana tidak ada perbedaaan pendapat antara komisi dan registrasi seperti dalam prinsip akuntansi. Pengungkapan akan diterima sebagai pengganti koreksi LK akuntansi itu sendiri hanya jika masalahnya berhubungan dengan adanya dukungan otoritas yang penting untuk prakyik diikuti oleh registrasi dan posisi komisi sebelumnya belum diungkapkan dalam aturan atau peraturan dan pernyataan resmi komisi termasuk opini ketua akuntan

COMMITTEE ON ACCOUNTING PROCEDURE (1936-1946)
Tahun 1933       AICPA membentuk the Special Committee on Development of Accounting Principles (SCDAP), tapi sedikit melaksanakan tugas
Tahun 1934       Committee on Accounting Procedure (CAP) dibentuk menggantikan SCDAP.
Sampai dengan tahun 1938 CAP tidak aktif
Berdasarkan kebijakan SEC dalam ASR No. 4, jumlah anggota CAP ditambah dari 7 menjadi 21 orang, sehingga lebih aktif
Pada awalnya CAP ingin mengembangkan sebuah pernyataan yang komprehensif dari prinsip akuntansi yang menjadi panduan umum untuk memecahkan masalah praktik yang spesifik
Karena diperkirakan akan memakan waktu 5 tahun akhirnya diputuskan untuk mengadopsi suatu kebijakan pemecahan masalah spesifik dan merekomendasikan metode akuntansi sewaktu-waktu
Tahun 1939       CAP merespon ASR No.4 dengan mengeluarkan Penyataan Akuntansi yang memiliki ‘Substantial Authoritative Support’. Selama 2 tahun (1938-1939) CAP menerbitkan 12 Accounting Research Bulletins (ARBs).

CAP menggunakan pendekatan induktif dalam merumuskan aturan akuntansi, sementara AAA lebih menyukai pendekatan deduktif

Periode Pertumbuhan
tidak menghasilkan sekumpulan prinsip akuntansi yang komprehensif
memberikan 2 kontribusi
  • memperbaiki secara signifikan ketidakseragaman dalam praktik akuntansi
  • kesungguhan sektor swasta sebagai sumber pembuatan kebijakan akuntansi di AS

Selama Perang Dunia II
CAP membahas khusus masalah akuntansi yang melibatkan transaksi perang
Januari 1942-September 1946 diterbitkan 13 ARBs
7 berhubungan dengan perang
3 berhubungan dengan terminologi

PERIODE PASCAPERANG (1946-1959)
Tahun 1940                   4 juta pemegang saham
Tahun 1952                   7 juta pemegang saham
Tahun 1962                   17 juta pemegang saham

Masalah utama adalah comparability (keseragaman) laporan earning antar perusahaan berbeda

ARB 32 DAN SEC
Selama 1946-1953 CAP berhasil menerbitkan 18 ARB
Tetapi gagal memberikan rekomendasi positif untuk praktik akuntansi yang umum
Banyak praktik akuntansi alternatif berjalan karena tidak ada teori akuntansi pokok.
Situasi ini memicu konflik antara CAP san SEC
Terutama masalah All Inclusive Income Statement vs Current Operating

Menurut CAP
Pemakaian Current Opearting akan mempertinggi comparability untuk beberapa tahun.
Extraordinary gains and losses tidak termasuk net income dalam current operating performance concept (direkomendasikan dalam ARB 32)

Tahun 1950       SEC mengusulkan amandemen regulasi S-X yang menggunakan all inclusive concept
Terjadi kompromi antara SEC dan CAP berkenaan dengan ARB 3 dengan meletakkan extraordinary items (special items) menjadi item terakhir dalam LK

THE PRICE-LEVEL PROBLEM
Akhir 1953         fokus akuntan pada akuntansi pada kondisi perubahan tingkat harga
                        Perdebatan tingkat harga berhubungan dengan beban depresiasi
                        Beban depresiasi didasarkan pada historical cost, tidak akurat mengukur pengurangan nilai aktiva tetap pada current purchasing, yang mengakibatkan net income dilaporkan overstatement
                        Perdebatan ini memakan waktu dan akhirnya perhatian diarahkan pada pengembangan Standar Akuntansi Keuangan

Tahun Penutupan CAP
Tahun 1957-1959 adalah masa transisi pengembangan SAK di AS, ditandai dengan
Peningkatan Kritikan pada CAP
I  Praktisi keuangan dan akuntansi pada UKM merasa tidak terakomodasi pendapatnya dalam ARB
I  CAP terlalu lamban dalam menekankan isu dan menolak posisi yang tidak popular pada topik-topik yang kontroversial

Leonard Spacek (partner Arthur Andersen)
Profesi akuntan akan beresiko sampai terbentuknya frameork
J  Premis accepted accounting principles
J  Prinsip akuntansi yang ‘bertemu’ dengan premis
J  Forum terbuka dimana prinsip akuntansi dapat ditentukan

Tahun 1957 AAA menerbitkan pernyataan, konsep dan defenisi dengan pendekatan deduktif
Panitia hanya berhasilkan membuat aturan, tanpa pengembangan yang fundamental pada prinsip-prinsip akuntansi keuangan

Munculnya pendekatan baru
Tahun 1957 Alvin R. Jennings mengusulkan percepatan pengembangan prinsip akuntansi, dengan
?  Reorganisasi AICPA
?  Pentingnya menggunakan riset

AICPA membentuk Special Committee on Research Programme (SCRP)
Laporan SCRP menjadi ‘Articles of Incorporation’ untuk Accounting Principles Board (APB) dan Accounting Research Division

Selama keberadaannya, CAP menerbitkan 51 ARBs (ARB 43 merupakan revisi dari ARB 42)
Sebagian besar ARB 43 masih digunakan sampai sekarang
ARBs diakui memiliki otoritas dan pengaruh pada praktik akuntansi

PERIODE MODERN (1959-SEKARANG)

Hasil riset Divisi Riset dipublikasikan dalam Accounting Research Studies (ARS)
2 publikasi pertama adalah
?  dalili-dalil dasar akuntansi
?  kumpulan prinsip akuntansi yang lebih baik

APB terdiri dari 18-21 anggota (semua anggota AICPA) mewakili KAP besar dan kecil, akademisi dan industri, berharap APB’s Opinion didasarkan pada hasil studi divisi riset

Early Years of the APB
Ditandai dengan kegagalan dan keragu-raguan
Studi riset tidak diterima oleh profesi dan kontroversi pajak investasi merupakan tantangan serius bagi KAP besar

ARS’s 1 dan 3
ARS 1 ‘the Basic Postulates of Accounting’ karya Maurice Moonitz dipublikasikan tahun 1961, awalnya tidak mendapatkan reaksi yang baik, baik dari APB maupun dari profesi secara umum
ARS 3 ‘A Tentative Set of Broad Accounting Principles for Business Enterprises’ karya Robert Sprouse dan Moonitz terbit 1962 dan mendapat banyak kritikan

Komentar APB dalam APB Statemen 1
Dewan meyakini bahwa studi 1 dan 3 adalah kontribusi yang bernilai bagi pemikiran akuntansi yang berbeda secara radikal dengan GAAP yang ada sekarang yang dapat diterima saat ini.

Kredit Pajak Investasi
November 1962 dikeluarkan APB Opinion 2 yang menguraikan kredit pajak investasi yang disebabkan masalah lain.
Terdapat 2 pendapat yang berbeda dalam perhitungan ITC
1.     metode flow-through
mengakui keuntungan pajak pada tahun penerimaaanya
2.     metode deferral
mengakui keuntungan pajak sepanjang umur aktiva terkait

APB Opinion 2 memutuskan menggunakan metode deferral, akibatnya 3 KAP besar tidak mengharuskan kliennya mengikuti opini tersebut

Januari 1963 SEC mengeluarkan ASR 96 yang mengizinkan menggunakan metode flow-through atau metode deferral

Akhirnya APB menerbitkan APB Opinion no. 4 yang membolehkan penggunaan kedua metode di atas

Akhir tahun 1964 Dewan AICPA mengumumkan wewenang APB kembali yang dinyatakan dalam Apendiks pada APB Opinion no. 6 dengan suara bulat disetujui bahwa kebiasaan dari APB Opinion harus diungkapkan dalam LK yang diaudit oleh anggota AICPA. Jika akuntan independen menyimpulkan bahwa metode yang digunakan mempunyai pendukung otoritas yang substantif, meskipun tidak mengandung prinsip akuntansi tertentu diungkapkan dalam catatan atau laporan auditor

Jika memungkinkan auditor harus mengungkapkan dampak dari kebiasaan tersebut

Jika prinsip yang digunakan tidak didukung oleh otoritas yang substantif, maka kualifikasi auditor adalah adverse atau disclaimer

Periode 1965-1967
APB menerbitkan 7 opini
ARS 8 ; Accounting for the Cost of Pension Plan oleh Ernest L. Hicks mereview argumentasi alternatif akuntansi yang berbeda dan masalah praktiknya
APB Opinion no. 8 menggunakan riset ini sebagai dokumen sumber dan merupakan aplikasi nyata yang pertama dari two-pronge approach
APB Opinion no.9 menguraikan extraordinary items dan earning per share
Opini menghapus perbedaan dalam praktik sehubungan dengan extraordinary items. Juga sebagai persetujuan terhadap all inclusive concept of income statement
ARS 9 ; Interperiod Allocation of  Corporate of Income Taxes karya Homer Black dipakai sebagai sumber informasi dalam pertimbangan
Meskipun kontroversial, APB no.11 mengharuskan alokasi pajak penghasilan secara komprehensif, secara signifikan telah membatasi prosedur-prosedur alternatif dalam praktik
ARS 7 DAN APB STATEMENT NO.4
ARS 1 dan 3 tidak diterima kalangan akuntan, diterbitkan ARS 7 ‘Inventory of GAAP for Business Enterprises’ oleh Paul Grady

Dengan dasar ARS 7 tahun 1970 dikeluarkan APB Statement no.4 ‘Basic Conscept and Accounting Principles Underlying Financial Statement of Business Enterprises’ dengan tujuan
1.     sebagai dasar untuk mengevaluasi penyajian praktik akuntansi, membantu memecahkan masalah akuntansi dan memandu pengembangan akuntansi keuangan pada masa yang akan datang
2.     meningkatkan pemahaman terhadap tujuan akuntansi keuangan, sifat dari proses dan kekuatan yang membentuknya dan keterbatasan laporan keuangan dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan

APB gagal dalam tanggung jawabnya untuk menyusun keempat postulat dan prinsip akuntansi yang lebih luas

Terdapat 2 kritikan terhadap penyusunan standar
 Opini terlalu terbatas dan prosesnya terlalu lambat
 Masalah penggabungan badan usaha terlalu lama akibat banyaknya tekanan dari pihak yang kurang tepat

Kritik tersebut ditanggapi dengan melanjutkan ke Financial Accounting Standards Board (FASB) pada tahun 1971

Kontroversi Penggabungan Usaha dan Goodwill
ARS 5    ‘Critical Studi of Accounting for Business Combinations’ oleh Arthur Wyatt (tahun 1963)
ARS 10  ‘Accounting for Goodwill’ oleh George Catlett dan Norman Olson (tahun 1968)

Kedua ARS di atas menyimpulkan adanya perbedaan dengan prinsip akuntansi yang ada
ARS 5 menyimpulkan bahwa
1  akuntansi ‘polling of interest’ harus dihentikan
2 tentang goodwill
·   masanya harus dibatasi dan diamortisasi secara periodik
·   tidak dibatasi
ARS 10 menyimpulkan bahwa
Goodwill tidak dapat dikatakan sebagai asset, karenanya harus segera dikurangkan dari ekuitas pemegang saham pada saat diselesaikannya penggabungan

Juli 1969           draft awal opini mengusulkan ‘polling of interest’ dihapuskan dan goodwoll diamortisasi maksimal 40 tahun
Februari 1970    mengizinkan ‘polling of interest’ (jika tes 3 ke 1 terpenuhi) dan goodwoll diamortisasi maksimal 40 tahun
Juni 1970          mengizinkan ‘polling of interest’ (jika tes 9 ke 1 terpenuhi) dan goodwoll diamortisasi maksimal 40 tahun
Juli 1970           draft dipecah 2
1.  APB no. 16 tentang penggabungan usaha menghapus test untuk 12 ke 6
2.  APB no, 17 tentang goodwill, diamortisasi maksimal 40 tahun, melewati 13 ke 5

April 1971 AICPA membentuk 2 kelompok
1.     kelompok studi yang menetapkan prinsip-prinsip akuntansi, diketuai Francis M. Wheat
2.     kelompok studi yang tujuan LK diketuai Robert M. Trueblood
LAPORAN KELOMPOK WHEAT
Maret 1972, merekomendasikan
1.     Pendirian Financial Accounting Foundation, dengan 9 wakil bertugas memilih anggota FASB dan mengumpulkan dana operasional
2.     Pendirian FASB, dengan 7 anggota full-time dan bertugas menetapkan standar laporan keuangan
3.     Pendirian Financial Accounting Standards Advisory Council, dengan 20 anggota, dengan tugas berkonsultasi dengan FASB untuk menetapkan prioritas dan tugas untuk menanggapi usulan standar
Rekomendasi diterima AICPA Juni 1972 dan FASB berdiri 1 Juli 1973

LAPORAN KELOMPOK TRUEBLOOD
Sampai dengan Oktober 1973, Kelompok Trueblood tidak melengkapi laporannya, hanya mengidentifikasi beberapa tujuan tanpa membuat usulan implementasi
FASB mempertimbangkan Laporan Trueblood dalam proyek Conceptual Framework

FASB
- Memiliki divisi riset yang mernetapkan dan melaporkan SAK dengan efesien dan lengkap Tidak diharuskan menetapkan postulat dan prinsip akuntansi sebagai kerangka dasar
- Pernyataan FASB lebih teliti dari CAP atau APB
- Membuat proyek Conseptual Frameork sebagai konstitusi dalam penyusunan standar

MEKANISME OPERASI FASB

Prosedur Penyusunan Standar
-  Identifikasi masalah (dengan membentuk tim kerja yang membuat nota identifikasi isu dan alternatif solusinya dan disampaikan pada pihak yang berkepentingan
-  Public hearing dengan pihak terkait untuk memberi masukan pada Dewan
-  Mengeluarkan draft awal dan meminta komentar tertulis
-  Penetapan draft akhir

Proses penetapan standar tidak gampang
Misalnya penetapan SFAS 115 tentang akuntansi surat berharga
Menurut Johnson & Sweiringa terdapat 3 masalah
-  Bagaimana surat berharga di-akuntansikan
-  Ruang lingkup surat berharga yang harus dibuat standarnya
-  Apakah lembaga keuangan akan mengikuti standar
Menurut Kinney
-  Proses FASB yang dikembangkan 1970 tidak mampu menghadapi lingkungan yang lebih kompleks pasca 1990, misalnya globalisasi pasar uang, komunikasi virtual, deregulasi yang membuat lembaga keuangan semakin kompetitif, teknologi informasi yang mampu menilai resiko asset dan hutang
-  Lingkungan yang kompleks akan berpengaruh pada LK, misalnya ukuran non finansial bisa lebih relevan mempengaruhi harga saham
-  Isu bagaimana conceptual framework beradaptasi dengan munculnya bisnis baru

PENILAIAN TERHADAP FASB
Hasil evaluasi terhadap FASB oleh Dewan Perwakilan FAF
-  Proses penetapan standar akuntansi yang baru membutuhkan pertimbangan mendalam dari seluruh unsur pemakai
-  Proses membutuhkan penilaian unjtuk memperkirakan dampak yang mungkin timbul dari standar yang diusulkan
-  Keberhasilan sebuah standar tidak ditentukan oleh penyusun, tetapi harus diasimilasikan dengan pemakai
-  Proses asimilasi membutuhkan pendidikan untuk memperlihatkan nilai-nilai dalam standar yang diajukan

FASB menghasilkan 135 PSAK yang disebut Gerakan Pembersihan Neraca
Menghasilkan neraca yang lebih konservatif
Antara tahun 1978 dan 1985 mengeluarkan 6 Pernyataan Konsep Akuntansi Keuangan (SFAC)

Usaha Mengikis Kekuatan FASB
AICPA (pada tahun 1972) membentuk Accounting Standards Executive Committee (AcSEC) sebagai penghubung antara FASB dengan AICPA bertugas merespon nota diskusi, memimnta komentar dan membuat usulan draft awal untuk FASB

AcSEC mempunyai 2 publikasi
1.     Statement of Position (SOP)
2.     Industry Accounting Guides (Guides)

Emerging Issues Task Force
Dibentuk tahun 1984 dengan fokus
A  Persoalan teknis seperti instumen keuangan yang mempengaruhi perusahaan
B  Persoalan khusus institusi keuangan

 sumber : internet