What is feature?
What is New?
','6','showsimpleslides' );
Tampilkan postingan dengan label korupsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label korupsi. Tampilkan semua postingan

Apa Yang Salah dengan Indonesia ??




       INDONESIA adalah negara yang kaya, kaya dengan suber daya alam, kaya akan suku ragam adat istiadat dan kemajemukan budaya yang tak ternilai harganya. Dari zaman dahulu hingga zaman dahulu negara  siapa yang tidak tau dengan indonesa. Tapi sekarang – sekarang Indonesia tercoreng oleh perbuatan orang – orang yang tidak mempunyai hati nurani seperti Korupsi, tauran, pembunuhan, dan banyak lagi hal atau tindakan orang – oranng yang ada di Indonesia yang merusah harkat dan martabat bangsa. Itu adalah penjelasan sedikit tentang Indonesia yang mempunyai banyak masalah sekarang ini.


          Masalah yang timbul sekarang – sekarang ini banyak dikarenakan pada sitem pendidikan yang kurang efektif atau bahkan salah. Sebagai penjelasan bagaimana sistem pendidikan yang salah adalah salah satunya kalau sitem pendidikan saat ini yang hanya berorientasi atau di ukur dengan nila akhir. Nilai dari 1 – 10 atau 10 – 100.  Ini yang membuat siswa yang hanya mengejar nilai sebesar apapun dengan cara apapun. Siswa yang tidak bisa mencapai nilai diata rata – rata maka mereka dianggap gagal.  Apa yang terjadi adalah bahwa kebanyakan mahasiswa telah menanam kan pada diri mereka untuk mendapatkan nilai sebesarnya karena bagi mereka mendapatkan nilai 90 atau 100 merupakan kebanggaan tersendiri dan merupakan keharusan untuk lulus dalam menjalankan pendidikan yang ada di Indonesia, walaupun cara – cara mereka lakukan dengan mencotek, mengepek, bertanya pada taman. Sebagai bukti nyatanya adalah pada saat ujian nasional, masih banyak dilakukan oleh siswa, bahkan ada juga guru yang ikut – ikutan salah dalam membantu siswa memberukan contekan. Saya  berpikir bahwa mungkin pada dasarnya banyaknya korupsi di Indonesia karena dahulu mereka menempuh pendidikan yang hanya terfokus pada nilai akhir saja dan nilai tersebut digunakan mereka untuk bekerja dan mencari uang.  Sehingga saat mereka bekerja mereka tidak memiliki tanggung jawab atas pekerjaannya.  Bila di umpamakan adalah ketika ketika bibit tumbuhan ditanamkan di lumpur maka mereka akan tumbuh subur tetapi tidak akan menghasilkan apa –apa tetapi ketika suatu bibit ditanamkan di tanah yang gersang dan mereka tumbuh maka tumbuhan tersebut akan kokoh dan bermanfaat bagi yang ada di sekelilingnya.


 “ korupsi itu seperti ilalang ketika ditebas batangnya maka ilalang tersebut tidaklah mati karena mereka akan tumbuh lagi dari akarnya “ - admin


dibuat oleh : admin

INDONESIA SEKARAT....,


Dari berita, koran, isu – isu, telah membuat kita semua muak, beritanya pasti kalau tidak korupsi, ubar janji pemerintah yang tak tau tujuannya apa, atau apa saja yang berbau kebusukan.  Semuanya tentang Indonesia yang semakin hari semakin sekarat. Apalah salah Indonesia ini ???
Mungkin karena orang yang pintar yang menjadi wakil rakyat tak sepenuhnya berjiwa kerakyatan. Ataukah rakyat yang salah memilih wakilnya karena sesuatu hal yang hanya bersifat sementara. Semuanya mukin terjadi di zaman yang sudah kacau balau ini.  Wakil rakyat merupakan tepat kepastian, mau kemanakah Indonesia ini melangkah. Tapi bagaimana jika wakil rakyat nya hanya berpihak kepada golongan tertentu saja. Maka negara kita ini tidak akan berkembang sama sekali malah seperti dijajah oleh negara sendiri.
Suatu ketika di daerah saya akan dilakukan pemilihan kepala daerah. Kemudian saya ditanya oleh kedua orang tua saya, apa yang saya pilih. Kemudian saya menjawab bahwa saya memilih untuk golput. Dalam arti atas pemikirann yang saya pahami dan saya lihat dilapangan sehingga saya untuk memutuskan untuk golput (golongan putih). Karena saya mempunyai alasan yang kuat. Alasan tersebut adalah, Sekitar sebulan lamanya sebelum dilakukan pemilihan kepala daerah tersebut saya mengamati yang menurut saya bertentangan dalam hati saya, yang pertama banyak sepanduk – sepanduk yang bersebaran dimana – mana menapilkan calon yang ingin menarik perhatiaan. Sepanduk, bendera, dan stiker tersebut terkadang penepatannya tidak sesuai, karena ada beberapa sepanduk yang merusak pemandangan, menghalang jalan atau ditempatkan di daerah yang dilarang untuk dpasang. Ada juga yang dilakukan calon kepala daerah ini dengan mengunakan uang sebagai contoh ketika mereka melakukan orasi, atau kampanye mereka memberikan uang kepada warga yang datang alasanya untuk uang transport. Alasan lain yang membuat untuk saya untuk golput adalah bahwa janji – janji yang mereka umbarkan menurut saya terlalu umum dalam arti tidak ada program yang menurut akal dapat dilaksanakan secara cepat dan tepat atau janji tersebut hanya sebatas lisan saja. Secara garis besar bahwa mudahnya mereka demi jabatan mengabiskan uang dan mengubar janji – janji manis yang faktanya sangat kecil terleksana bahkan menggunakan segala cara yang kotor.
Jika ini terus terjadi apalah arti bangsa yang telah diperjuangkan oleh pahlawan – pahlawan kita yang terdahulu. Karena bukan negara seperti ini yang mereka harapkan yag penuh carut – marut dari bawah sampai atas.

 “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”
 – Bung Karno



ditulis : admin 

10 negara terkorup di Dunia


Jaman sekarang, yang namanya korupsi,kolusi, dan nepotisme adalah barang biasa bagi sebagian besar negara. Yang namanya korupsi memang sangat sulit dihindari dan dihilangkan seluruhnya. Hal ini dikarenakan masih ada saja orang-orang bermental tempe yang selalu mencuri uang yang bukan haknya. Hampir semua negara di dunia ini pasti ada kasus korupsi, hanya saja besar kecilnya lah yang berbeda masing-masing negara.


Dan dari survey yang dilakukan oleh transparency.org, sebuah badan independen dari 146 negara, tercatat data 10 besar negara yang dinyatakan sebagai negara terkorup, negara mana sajakah itu.?inilah sepuluh negara tersebut..


1. Azerbaijan 
2. Bangladesh 
3. Bolivia 
4. kamerun 
5. Indonesia 
6. Irak 
7. Kenya 
8. Nigeria 
9. Pakistan 
10. Rusia. 


Tambahan : dari daftar di atas, negara kita berada di peringkat ke 5 negara terkorup di dunia, tapi di tingkat asia pasifik, negara kita adalah yang terkorup.
berikut adalah 5 besar negara paling korup di Asia-Pasifik :


1. Indonesia
2. Kamboja
3. Vietnam
4. Filipina
5. India

Korupsi Mendarah Daging

100% haram
Pengertian

Pengertian Korupsi dalam bahasa Latin artinya corruptio  yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok. Secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.


Korupsi menurut Black’s Law Dictionary  adalah perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk memberikan suatu keuntungan yang tidak resmi dengan hak-hak dari pihak lain secara salah menggunakan jabatannya atau karakternya untuk mendapatkan suatu keuntungan untuk dirinya sendiri atau orang lain, berlawanan dengan kewajibannya dan hak-hak dari pihak lain.

korupsi menurut Syeh Hussein Alatas,  menyebutkan benang merah yang menjelujuri dalam aktivitas korupsi, yaitu subordinasi kepentingan umum di bawah kepentingan tujuan-tujuan pribadi yang mencakup pelanggaran norma-norma, tugas, dan kesejahteraan umum, dibarengi dengan kerahasian, penghianatan, penipuan dan kemasabodohan yang luar biasa akan akibat yang diderita oleh masyarakat.

lebih berbahaya orang  pintar

korupsi menurut Pasal 2 Undang-Udang No. 31 Tahun 1999, “Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonoman negara…”



korupsi menurut Pasal 3 Undang-Udang No. 31 Tahun 1999, Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.



motif melakukan korupsi

korupsi pangkal kaya

Pada dasarnya motif /alasan yang mendorong seseorang melakukan tindakan korupsi ada dua penyebab yaitu dorongan kebutuhan (need driven) dan dorongan kerakusan (greed driven). Memang sama2 korupsi namun ternyata latar belakang orang melakukan perilaku tercela itu memang berlainan. Sebenarnya perilaku korupsi ini telah mengakar di elemen masyarakat luas, tidak hanya terjadi di institusi baik pemerintah ataupun swasta baik dilakukan oleh aparatur pemerintah ataupun pegawai swasta.


Masyarakat kita sebenarnya sudah mempraktekkan perilaku korup dari yang besar hingga yang kecil, jenjang tinggi hingga jenjang bawah. Dalam kasus korupsi kecil-kecilan ini, mungkin kita agakkasihan juga melihat penghasilan para pegawai tersebut yang hanya cukup untuk menunjang belanja mereka dalam kisaran minggu atau beberapa hari saja, sehingga untuk menutupi kekurangan penghasilannya ditutup dengan melakukan perbuatan tercela (need driven). Atau contoh lain, pada saat kita berbelanja dipasar, apakah kita yakin bahwa beras yang kita beli sesuai dengan kwantitas atau kwalitas yang kita minta ? ahh… sangat jarang para pedagang yang mau jujur dengan pelanggannya, meskipun tidak semuanya berperilaku demikian. Namun adakalanya korupsi dilakukan karena adanya desakan untuk memperoleh kenikmatan dan kenyamanan hidup dengan selera tinggi sedangkan daya dukungnya tidak memadai, sehingga korupsi adalah jembatan emas untuk mencapai impiannya (greed driven).
Praktek korupsi berkembang pada situasi dimana job security tinggi dengan tingkat profesionalitas yang rendah sehingga para pegawai tersebut sering menyalah gunakan kewenangannya untuk memenuhi keinginannya daripada pelaksanaan tugas yang seharusnya dia laksanakan. Namun kalau ditelaah sebenarnya penyebab timbulnya perilaku korup disebabkan adanya beberapa faktor, yaitu :
  •  Perilaku yang bersumber budaya masyarakat

Perilaku korupsi memang sangat berbeda pemahamannya antar budaya masyarakat terutama budaya lain bangsa. Kita ambil contoh adalah budaya masyarakat Jepang yang terbiasa memberikan”omiyage” atau cendera mata kepada mitra bisnisnya. Atau contoh lain adalah budaya masyarakat Afrika pada umumnya yang terbiasa memberikan reward berupa memberi tambahan hadiah bilamana layanan jasa telah diberikan oleh suatu pihak. Jadi bentuk rasa terimakasih dalam bentuk tip ini adalah sudah menjadi bagian budaya yang melekat di masyarakat yang sangat sulit untuk diubah, dan bilamana ada pihak yang berusaha mengilangkannya dapat dianggap sebagai tindakan yang menentang nilai budaya masyarakat tersebut.
Namun sebenarnya perilaku korupsi yang sangat meresahkan adalah berakar atau bersumber dari adalah perasaan tamak/rakus (greed driven) daripada sekedar berasal nilai budaya masyarakat. Jadi masyarakat harus mempunyai standar kepatutan dari sebuah figur orang dalam mengampu sebuah jabatan, bilamana figur tersebut mempunyai sesuatu diluar standar kepatutan maka masyarakat perlu bertanya darimana sesuatu miliknya itu berasal.
  •  Jenjang diskresi yang dimiliki

Bilamana sebuah diskresi dilakukan dalam sebuah organisasi oleh orang-orang dengan kekuasaan yang relatif besar, diperkenankan mengintepretasikan dan menjabarkan diskresi tersebut dalam kebijakan2, dan ketiadaan akuntabilitas maka dikhawatirkan akan menimbulkan praktek korupsi dari dorongan tamak dalam melaksanakan diskresi tersebut. Di negara yang belum berkembang seringkali para pemimpin politiknya tidak memberikan contoh yang baik dalam melaksanakan kejujuran, kredibilitas, transparansi serta menjaga integritas.
  •  Tiadanya transparansi/keterbukaan

Apabila suatu tugas dan fungsi pekerjaan dilaksanakan dengan sifat kerahasiaan yang melekat akan mendorong timbulnya korupsi. Jadi adanya proses keterbukaan dengan lebih memberikan kesempatan kepada elemen masyarakat dan media massa untuk mengakses layanan publik adalah bagian dalam fungsinya menjalankan sebagai kontrol yang akan menekan angka korupsi.
  •  Ketiadaan akuntabilitas

Dinegara yang demokratis seharusnya antara pemimpin dan aparatur pelayanan masyarakat seharusnya akuntabel kepada masyarakat yang dilayani. Akuntabel dalam artian dapat menjelaskan atau memberikan argumentasi mengenai pelaksanaan suatu kebijakan atau pelaksanaan keputusan kepada masyarakat yang dilayani. Bilamana akuntabilitas ini tiada, maka korupsi akan meningkat.
  •  Ketiadaan lembaga pengawas

Perananan lembaga pengawas ini sangat penting keberadaannya baik adanya lembaga pengawas internal maupun eksternal. Salah satu tugas lembaga pengawas ini adalah melakukan proses investigasi adanya dugaan korupsi berasal dari keluhan masyarakat. Bilamana lembaga semacam ini tidak ada maka para aparatur akan mendapatkan keuntungan dengan lemahnya fungsi kontrol tersebut, ataupun bilamana pelaku korupsinya tertangkap tangan maka proses hukumnya tidak akan membuat jera pelaku korupsi.
(AADT) ada apa dengan tikus ?
Alasan lain yang menyebabkan banyaknya korupsi di Indonesia
  1. Lembaga yang belum memiliki suatu struktur yang ketat, yang memantau kinerja anggota maupun karyawan, dan yang memantau dana yang keluar masuk.
  2. Undang - undang yang belum tegas menindak para koruptor. coba seandai saja hukuman tidak pilih kasih antara yang kaya dengan yang miskin. maka insyaallah korupsi akan berkurang.
  3. Banyaknya orang pintar tetapi moralnya anjlok, serta spritualnya nol besar. sunguh memprihatinkan bukan, selama orang besar masih melihat keatas dan hanya memikirkan dirinya, kerabatnya, lobinya, atasanya, tidak mustahil kalau INDONESIA dijajah oleh orang sediri yaitu dijajah oleh kemerosotan moralitas para koruptor.






sumber :



Postingan Lama Beranda
','10','singlecolumnsmallthumb' );
What is next?